Alasan bertemu dengan Nola hanyalah alibi saja. Zhia harus kembali menjalani pekerjaannya sebagai LC di Dvia. "Mi, jadi aku bisa berangkat malam ini ke Surabaya?" "Tiketmu sudah siap, kita bertemu di bandara bersama dengan Nola. Kebetulan, kita ada bisnis dengan dia. Besok kau yang temani di selama di Surabaya," jawab Fia. "Baik, Mi." Zhia dan kedua wanita cantik beda generasi itu bertemu di salah satu restoran bandara, Zhia mempercepat kembali ke Surabaya karena kondisi sangat ayah yang sudah stabil. "Lo udah yakin bakal gakpapa?" tanya Nola setelah menyesal kopi latte nya. "Gakpapa, gue bisa pantau dengan hubungi Putri dan Ibu. Kondisi Ayah sudah lebih baik, tapi tetap kita bawa ke Singapore. Bukan begitu, Mi?" "Betul. Oiya, besok kau temani Nola bertemu dengan Hamdani. Sorry,

