Talak Tiga

1012 Kata

"Senja …" pekik Jihan, saat melihat Senja datang menemuinya. "Bu, bisa tinggalkan aku dan Senja berdua? Banyak hal yang ingin kami bicarakan!" menatap memohon kepada Vera, yang sedang mengupas sebuah mangga untuknya. "Tidak, Sayang. Ibu akan tetap disini. Tidak enak dilihat oleh orang lain. Kamu masih berstatus sebagai istrinya Doni. Begitupun Senja, dia masih sah suaminya Jingga!" Vera menatap Jihan dan Senja secara bergantian. "Bu …, jangan mengertilah! Dan aku minta tolong sama ibu, jangan ikut campur dengan urusan kami. Ibu urus saja ayah!" gerutu Jihan. "Tidak ada apa-apa, Bu. Ibu disini saja. Aku juga hanya sebentar!" sela Senja. "Senja …, kamu ini?" Jihan mengerucutkan bibirnya. "Aku tidak bisa lama-lama, Jihan. Ayo kita makan! Agar kamu bisa minum obat!" Senja duduk di kur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN