Rasa Bersalah Senja

1109 Kata

Doni mendatangi kediaman Senja, dengan membawa Syakila bersamanya. Ia telah memutuskan untuk meninggalkan kota tersebut. Tidak ada lagi alasan bagi Doni untuk tetap tinggal. Sebuah keberuntungan ada dipihak Doni sekarang. Jingga sedang menyiram tanaman di teras rumah mewah tersebut. Dengan seorang wanita paruh baya yang terlihat sedang merapikan tanaman yang berada disana. "Jingga …," sapa Doni. Dengan Syakila yang tertidur di dalam gendongannya. "Kak Doni. Silahkan masuk, Kak!" Jingga menaruh selang air yang sedang berada di tangannya. "Tidak usah Jingga. Aku hanya sebentar. Kedatanganku kesini untuk menitipkan Syakila kepadamu. Sekaligus aku ingin menyampaikan sesuatu." Doni melirik Esih yang sedang merapikan tanaman. "Bik, bisa bantu aku untuk membawa Syakila ke dalam?" ucap Ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN