Senja Yang Mencintai Jingga

1049 Kata

"Kamu percaya?" Senja mendekati Jingga, yang sedang berdiri memandangi langit yang dihiasi oleh taburan bintang-bintang "Percaya?" Jingga membeo. Setelah percakapannya dengan Senja sore tadi, tidak ada lagi pembicaraan di antara mereka berdua. Mereka berdua sama-sama sibuk dengan aktivitas masing-masing. Senja dengan pekerjaannya, Jingga juga sibuk mengurus Syakila. Saat Syakila tidur, Jingga memilih untuk menenangkan diri di balkon. Memandang pekatnya langit yang terbentang begitu luas. Sehingga ia bisa merasakan sedikit ketenangan, karena melihat bulan purnama yang tersenyum kepadanya. Sedari tadi Senja memperhatikan Jingga. Istrinya itu begitu betah berlama-lama berdiri di sana. Sehingga ia memutuskan untuk ikut bergabung, seraya membahas masalah tadi yang belum sempat dibicarakan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN