Fakta Baru

1102 Kata

"Tuan, makan malamnya sudah selesai," seru Esih. Seraya mengetuk pintu kamar Senja. Akan tetapi, tidak ada jawaban apapun dari pria itu. Selalu seperti itu semenjak Jingga menghilang entah kemana. Sudah satu minggu berlalu semenjak kejadian tersebut, tidak ada satupun petunjuk yang didapatkan tentang keberadaan sang istri. Membuat Senja mengurung diri di kamar. "Senja kenapa lagi?" tanya Jihan. Saat ia melihat Esih berusaha menyeru dan membujuk Senja. Bola mata Esih berputar. "Itu bukan urusan kamu! Bukankah ini semua terjadi karena ulahmu?" "Ck! Bisakah kau baik padaku sedikit saja?" Jihan menyipitkan matanya. "Tidak bisa! Karena kau tidak layak untuk mendapatkan itu semua," jawab Esih acuh. Seraya meninggalkan Jihan. Bagi Esih, tidak ada gunanya berbicara dengan Jihan. Selain ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN