Ambisi Membara

1123 Kata

Begitu Isabella melangkah masuk ke ruang tamu yang luas, langkahnya terhenti ketika mendengar suara ceria menyambutnya. “Bella!” seru Melani, ia berjalan cepat menghampiri Isabella dengan senyum lebar, lalu langsung merengkuh Isabella dalam pelukan hangat. “Tante kangen banget sama kamu. Ya ampun… kamu kenapa nggak bilang kalau sudah pulang ke Indonesia?” Isabella memasang senyum manis, membalas pelukan itu. “Maaf, Tante…” suaranya terdengar halus, tapi sorot matanya menyimpan badai. “Kamu nggak usah minta maaf, Tante malah senang sekali kamu datang.” Melani melepaskan pelukannya, menatap Isabella dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan penuh kekaguman. “Astaga, kamu kelihatan makin cantik. Tante benar-benar nggak nyangka… sudah berapa lama ya kita nggak ketemu?” “Cukup lama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN