Perkenalan

1027 Kata

"Jadi kamu benar tidak mengenalku sama sekali?" tanya pria itu memastikan. Jihan menggeleng dengan polosnya. "Maaf, saya memang tidak mengenal Anda." Lelaki itu langsung mengulurkan tangan berharap segera mendapat balasan. Sejenak, Jihan termenung antara menerima uluran tangan tanda perkenalan atau memilih membiarkan tangan pria tersebut menggantung di udara. Merasa tidak mendapat tanggapan, lelaki yang ternyata Arian itu pun menurunkan tangannya perlahan. "Saya Arian, sahabat suamimu." Jihan menganggukkan kepala kemudian pamit untuk mencari tempat duduk sembari menunggu pesanannya datang. Arian tidak ingin menyerah untuk tidak mengobrol dengan istri dari sahabatnya itu. "Boleh saya duduk di sini?" tanya Arian sopan. Meski enggan namun, Jihan memilih mengangguk mempersilahkan Ari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN