BAGIAN 52

1539 Kata

Mbak Selly pingsan saat melihat adik madunya. Perempuan cantik dengan gamis dan kerudung panjangnya. Dia benar-benar tak menyangka jika perempuan itulah yang menjadi istri kedua suaminya. "Syukurlah kalau Mbak sudah siuman." Mas Amran yang tadi menggendong Mbak Selly ke kamar cukup lega saat melihat kakaknya sudah sadar. Kakak iparku itu memijit keningnya beberapa kali. Dia masih berusaha membuka matanya perlahan, melihat sekeliling kamar yang hanya ada keluarga besarnya saja. Tetangga sudah pulang sebelum adzan dzuhur berkumandang. Mereka hanya mendoakan yang terbaik untuk Mbak Selly dan keluarga kecilnya. Berita poligami itu pasti sudah tersebar ke seantero kampung. Selama ini Mbak Selly selalu menampilkan image sebagai ratu keluarga yang begitu dicintai dan dimanja suami. Setela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN