Kedua orang tua Lala membawa anak perempuannya itu ke mobil. Ada raut kecewa di wajah Tante Risma, hanya saja dia mungkin memaklumi keputusan Mas Amran. Wanita tengah baya itu juga sempat minta maaf pada mama dan Mas Amran atas sikap Lala yang mungkin di luar batas. Dia tak menyangka jika anak perempuannya senekat itu, bahkan pergaulannya di luar rumah pun dia tak tahu. "Maafkan kami, Rat. Kami tak bisa mendidik Lala dengan baik. Amran tentu kecewa dan itu wajar, kami mengerti. Karena itu pula kami tak menuntut macam-macam," ujar Tante Risma di sela isaknya. "Nggak apa, Ris. Aku juga minta maaf kalau hubungan kita berakhir kurang harmonis begini, tapi kamu harus janji jangan dimasukin hati ya? Kita masih bersahabat seperti biasanya kan?" Tante Risma mengangguk pelan lalu keduanya ber

