Lucas terpaksa membuka matanya, karna mulai risih dengan hidungnya yang dimainkan. Saat ia membuka matanya, matanya langsung berpapasan dengan mata seorang gadis, Lucas melirik hidungnya, dan melihat sebuah jari telunjuk ada tepat dipucuk hidungnya. Gadis berwajah pucat itu memberi cengiran lebar, sembari buru-buru menjauhkan jarinya dari hidung Lucas. "Hidungmu kepanjangan dan besar, sering mengupil sih." Komentar gadis itu sembari terkekeh. Lucas hanya diam, jika biasanya mungkin ia akan memukul gadis itu saat diolok, kali ini rasanya Lucas ingin memeluknya, kemudian mencubit pipinya gemas. "Kenapa aku dan kau ada disini?" Tanya Gemma, sembari melipat kedua tangannya di pinggir sofa, dan menumpukan dagunya di atas lipatan tangannya. "Semalam kau pingsan, kebetulan saat sedang aku meli

