Suasana meja makan begitu hening dan tenang, hanya dentingan suara sendok dan garpu yang saling beradu dengan piring. "Kau kenapa murung sekali?" Tanya Lucas memecah keheningan. Gemma menggelengkan kepalanya. "Hanya perasaanmu saja." Ucap Gemma. "Perasaanku saja bagaimana? Jelas-jelas kau diam terus dari tadi. Kau kan banyak bicara." Kata Lucas. "Aku hanya merindukan Ayah Ibuku. Mereka sudah tidak pulang sama sekali dua minggu ini." Timpal Gemma. Lucas seketika terdiam. Ia menatap Gemma yang kemudian termenung dan tidak melanjutkan makannya. "Ada aku, jangan sedih." Ucap Lucas. Gemma seketika melirik Lucas. "Memangnya kau siapa?" Tanya Gemma yang lebih seperti sindiran. "Aku temanmu." Balas Lucas. "Aku ingin orang tuaku, bukan teman." Lucas menghela nafasnya, ia kemudian menggen

