Bab 27. Kamar Hotel

1189 Kata

"Aku udah kenyang, Dit. Sekarang kita ke mana?" tanya Inara setelah Raditya selesai menyuapinya. "Bagaimana kalau kita jalan-jalan menikmati indahnya pemandangan di sini?" tawar Raditya sembari mengusap mulutnya dengan tisu. "Tapi, aku capek, Dit. Kita istirahat dulu, yuk," ajak Inara membuat Raditya mengernyitkan dahi. "Istirahat?" "Iya. Bagaimana kalau kita menyewa kamar?" Pertanyaan Inara membuat Raditya terkejut. Rupanya wanita ini ingin mengajaknya berduaan di kamar. Radit yang masih trauma karena pernah khilaf saat hanya berdua di kamar dengan Inara, harus berpikir ulang untuk mengabulkan keinginan wanita itu menyewa kamar. "Kaki aku pegal-pegal, Dit. Kita istirahat sebentar, ya. Kasihan anak kita pasti dia kecapean," ucap Inara sembari mengusap perutnya yang masih rata. Semen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN