107 - Romantis

2098 Kata

Padahal baru selangkah aku turun dari mobil,aku telah diberikan tiga tangkai bunga mawar putih. Dan setiap kali aku melangkah maka tangkai mawar putih makin bertambah ditanganku. Sangat berbanding terbalik dengan apa yang aku kira. Aku tadinya mengira kami hanya akan makan di restoran biasa Bersama Om Andatio juga,sayangnya saat Lexion menjemputku tepat waktu hanya dia yang datang. Om Andatio tidak datang dengannya. Saat pintu restoran terbuka,alunan biola nan menenangkan langsung terdengar,aku sontak menatap ke sudut ruangan dimana ada tiga perempuan yang memainkan biolanya dengan sangat baik. Aku tersenyum,menoleh menatap Lexion yang sejak tadi melihatku. “Kamu suka?” bisiknya padaku, Aku tidak mengatakan apapun,terus berjalan mengikuti pelayan yang mengarahkan kami menuju meja yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN