Sembari mengikat rambutnya asal, Herlena berjalan terburu-buru keluar membuka pintu apartemen, berdecak kesal setelah melihat siapa yang datang. "Padahal hapal password apartemen, langsung masuk kan bisa." keluhnya, kembali ke dapur untuk melanjutkan acara masaknya. Pagi ini adalah harinya untuk bersantai. Pertemuannya dengan Anak Delion ditunda kemarin dan belum ada hari yang ditentukan setelahnya. Tadinya, Herlena sedang sibuk memasak tapi bel depan terus berbunyi membuatnya buru-buru memeriksa takutnya tamu penting. Ternyata yang datang Benfa. "Masak? Tumben?" "Bosan makan makanan berat terus dari kemarin, seminggu ini aku kebanyakan makan di resto. Andai badanku mudah gemukan sperti orang lain mungkin berat badanku udah naik kali ya?" Mengambil kangkung didalam kulkas plus t

