110 - Undangan Pernikahan

1299 Kata

        Qeila Purnamasari                        &            Lexion Andatio Qeila melempar kartu undangan yang ada di tangannya ke meja,merasa sebal karena pernikahannya benar-benar dilaksanakan 2 minggu lagi. Hanya karena Qeila tidak bisa menjaga dirinya,menolONG Giani maka solusinya adalah menikah? Qeila rasanya ingin berteriak sekerasnya kepada semua orang,mereka bahkan dengan riangnya mengurus pernikahannya,sedang Qeila hanya diminta memilih apa saja yang dia mau sesuai dengan keinginannya. “Qei,mau model bunga yang mana? Kan nantinya kamu mau pegang pas resepsi.” Qeila memijat pelipisnya yang terasa sangat Lelah sekali melihat sikap semua orang. “Sayang,itu Deina minta kamu milih,” nah dia adalah dalangnya,aku menatapnya sebal. Sejak Lexion pulang dari Dubai sana,Lexion tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN