4 tahun kemudian Aku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kebahagiaan seluar biasa ini,saat melihat Lexion dan putri kami sedang bermain di halaman depan sana. Tawanya yang kubisa kudengar dengan jelas. “Mama! Papa bilang waktu muda mama jelek,” aku melototkan mataku menatap Lexion yang kini panik mendekatiku, “Bohong sayang,Afary kan suka jahil kalau masalah mood kamu. Afary,minta maaf sama Mama sekarang,” keduanya saling menatap dengan tatapan permusuhan padahal baru saja bermain di halaman sana. Afary Qhazara Lexion. Lahir 2 setengah tahun yang lalu malahan sebentar lagi umurnya akan memasuki umur 3 tahun. Di umurnya yang sekarang Afary sering memainkan moodku. Dia sering mengataiku jelek dan tidak cantic,katanya yang paling cantic adalah hanya Afary seorang. Jangan bilang a

