"Terlepas? Ya,kami memang sempat membahas ini tapi harus dalam waktu dekat?" tanyaku padanya. "Ini Herlina sendiri yang memintanya, Nona. Jadi saya harap sore nanti ada benar-benar bersedia untuk pergi." Kuputar bola mataku malas, memandang hujan yang semakin deras diluar sana. "Jadi, dimana Herlina sekarang? Semalam dia terus bertanya padaku apakah aku ada di apartemen atau tidak. Dia ke apartemenku kan?" tanyaku lagi, kini kembali duduk mengurungkan niatku untuk keluar, "kita keliling sebentar, aku perlu membahas tentang Herlina." lanjutku lagi. Mobil kembali berjalan meninggalkan lobby apartment, aku kembali bertemu dengan derasnya hujan yang bisa menjadi penghalang sebagian orang untuk keluar. "Semalam Herlina memang datang untuk bertemu dengan anda, karena sebagian anak buah P

