Kupandang tangan kami yang saling menggenggam padahal Lexion jarang sekali melakukan hal seperti ini karena biasanya kami hanya diantar supir tapi kali ini berbeda, Lexion yang membawa mobil sedang satu tangannya menggenggam tanganku. "Apa begitu membahagiakan melakukan hal seperti ini?" pertanyaannya begitu tiba-tiba membuatku tertawa, rasanya sesuatu dalam hatiku ingin meledak saking bahagianya. "Aku selalu penasaran apakah perempuan yang berada disampingku bisa tersanjung saat aku melakukan hal romantis yang biasa laki-laki pada umumnya lakukan, setelah memikirkannya hampir sama tapi respon kamu cukup membuatku senang." kenapa laki-laki jujur sekali? "Sehari." Dia menoleh sekilas padaku, "sehari? Maksudnya?" herannya, tentu saja. Aku tipikal perempuan yang suka bermain tebak-teb

