Ada perasaan tak rela ketika melepaskan kepergian Kirana berdua saja dengan pria asing entah siapa namanya. Jika tidak memikirkan sebuah tanggung jawab dengan profesi dan menghormati para senior. Mungkin Yovan sudah mengejar Kirana dan menyeretnya pergi dari hotel itu. Selama berlangsungnya seminar pikiran buruk Yovan seakan bergelantungan di mana-mana. Perempuan berduaan dengan pria asing di hotel. Bukankah kalimat itu terlalu tidak enak jika di katakan dan didengar? Yovan sering kali melirik jarum jam di arloji tangan kirinya, seakan waktu satu jam terasa menunggu satu tahun. Dia mendecah kasar menopang kepala di atas meja dengan kedua tangan. Merasa cemas dengan Kirana. "Dokter Yovan, baik-baik saja?" Yovan menoleh pada dokter perempuan di sampingnya. Kaca mata yang dikenaka

