Sehari setelah keluar dari rumah sakit. Kirana sudah disibukkan dengan pekerjaan dan sepulangnya lanjut menemani papa terapi. Dua hari terapi pengobatan lutut dan dua hari terapi depresi. Empat hari dalam satu minggu tidak terlalu memaksa orang tuanya menjalani rutinitas itu. Meski dia harus dikejar waktu, bahkan hari ini saja Kirana nggak sempat mandi karena takut terlambat untuk mengantar papanya ke RS. Beruntung masih ada lima menit lagi sebelum terapi di mulai. Kirana bisa bernafas lega di kursi menunggu. Sembari merapikan kemeja yang dikenakan papa. "Papa harus semangat ya terapinya, biar cepat sembuh, Kirana bakal nungguin di luar seperti biasa." Kirana tersenyum pada papanya yang masih saja melamun dengan pikiran sendiri. Tangannya tak henti bergerak membersihkan wajah beliau

