“Barraaaa!!!” panggil Kikan dengan ekspresi wajah ceria. Dia tak menyangka orang pertama yang akan dia jumpai di tempat dia bekerja adalah Barra. Teman kerjanya yang selama satu tahun terakhir menaruh hati pada Kikan. Sayangnya perasaan Barra tak pernah terbalas, meski kerap kali Barra mencoba menarik hati Kikan. Yah, Barra mungkin tak setampan Kaisar, juga tak semapan Kaisar. Barra adalah anak bungsu yang sangat rajin bekerja keras. Dia bahkan beberapa kali menjadi karyawan teladan Wingstar karena selalu memiliki pencapaian penjualan di atas target. Hasil dari kerja kerasnya entah dia buat untuk apa. Padahal kalau Barra mau, dia bisa saja membeli mobil atau bahkan rumah. Tetapi, mungkin Barra adalah sosok orang yang sederhana. Setiap hari dia pergi kerja dengan motor beat keluaran tahun

