Di dalam ruangan yang mewah dan luas, seorang pria duduk di sofa besar sedang menatap layar ponsel. Beberapa detik kemudian tertawa lepas seakan beban besar sudah hilang. Di sofa lain yang tak jauh seorang pria duduk sambil melipat tangan. Kedua netranya menatap pria yang tertawa puas dengan diam. Entah sejak kapan ia menjadi penghianat. Mencelakai orang yang memang sebenarnya tidak bersangkutan dengan dirinya langsung. Ia juga tidak tahu mengapa dirinya menyetujui kerjasama gila ini. “Berhenti menatapku seperti itu!” ucap pria yang tertawa keras tadi. “Aku telah benar-benar manjadi b******n sepertimu Frank.” Ucap si pria yang berada di sebrang sofa. “Jika kau tidak menurutiku, akan ku pastikan jika kau akan tamat Agride.” Desis pria yang bernama Frank. Pria yang duduk diam tadi Agride

