Setelah sarapan bersama paman penjual s**u, kini Dreyhan dengan Elvrince bersiap untuk mengunjungi satu tempat yang akan membawa untuk melihat puncak ketiga gunung yang mengelilingi tempat yang dipijak saat ini. “Besok kita pulang El, jadi untuk melihat danau impianmu itu kita akan mampir dan tidak akan menginap.” Ucap Dreyhan yang menyandarkan tubuhnya di tembok pembatas antara ruang makan dan dapur. “Baiklah. Aku juga sudah merindukan kamarku dan cookies buatan bibi Grace.” Jawab Elvrince sambil mencuci piring tanpa menoleh ke arah Dreyhan. “Apa kau akan kembali ke rumahmu? Kau tidak ingin serumah denganku.” Tanya Dreyhan tidak suka. Pertanyaan Dreyhan membuat Elvrince menoleh karena nada suara yang sangat tidak suka dengan apa yang ia barusan katakan. Ia pulang ke rumahnya sendiri,

