“itu lebih baik.” Ucap Elvrince singkat. “Ibumu makan apa dulu, kenapa punya anak cantik tapi galak.” Ucap Dreyhan sambil memegang kedua pipinya takut di tampar lagi. “Makan ular. Jadi aku ini jelmaan ular. Selain galak juga berbisa.” Jawab Elvrince santai. Gedubraakkk Suara kursi membentur lantai yang menggema, sontak membuat Dreyhan dan Elvrince menoleh kesamping. Mereka menatap heran, apa yang sebenarnya terjadi. Elvrince beranjak dari tempatnya duduk dan menghampiri anak remaja itu. Namun langkahnya terhenti saat anak remaja menyetop dengan mengangkat telapak tangan menghadap Elvrince. “Stop.” Ucapnya pada Elvrince yang berdiri mamatung. “Kenapa? Aku hanya ingin membantumu saja.” Ucap Elvrince lembut. “Tidak! Kau kan jelmaan Ular. Nanti kau mencelakaiku.” Ujarnya. Elvrince ter

