Sisi Lain Dreyhan

1277 Kata

“Sudah puas kelilingnya Nona, hm?” seru Dreyhan dengan sinis dari belakang. “A-aku hanya berjalan-jalan dan berbincang sedikit dengan warga setempat.” Jawab Elvrince jujur. “Apa jarimu tidak bisa menggunakan ponsel?” ucap Dreyhan dengan nada naik satu oktaf. “aku tahu jalan pulang.” Bantah Elvrince. Tanpa mau berdebat lebih lama, Dreyhan menyeret Elvrince untuk mengikuti langkah besarnya. Perasaan takut yang masih melekat di hati Dreyhan tentang Elvrince membuatnya selalu gundah ketika Elvrince tidak ada didepan mata. Belum sempat melangkah jauh, Dreyhan sudah mendapat pukulan yang bertubi-tubi. Bug bug bug “Dasar pria jahat. Lepaskan!” seru pria paruh baya dengan mengayunkan tongkatnya keseluruh bagian tubuh Dreyhan yang bisa dijangkau. “Aw...aw..” teriak Dreyhan saat sesuatu yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN