Khawatir

1133 Kata
Andrew dan beberapa kru film sedang mengadakan rapat tertutup di sebuah ruangan. Terdapat sebuah meja panjang yang besar dengan lampu gantung ditengah ruangan. Ada juga mimbar kecil di depan meja dan layar yang terpajang di dinding dengan cahaya yang terpancar dari proyektor yang telah terhubung dengan laptop. Sang produser memberikan arahan kepada seluruh pemain dan kru film untuk saling menghargai dan disiplin. Satu hal yang tak kalah penting adalah semua aktor dan aktris harus sudah ada dilokasi syuting sesuai dengan jadwalnya masing-masing begitupun dengan para kru film. Anthony sang produser selalu menjunjung tinggi profesionalitas aktor dan aktris yang mereka rekrut untuk kelancaran proses syuting film sehingga produksi film ini selesai tepat waktu. Setelah Anthony memberikan arahan dan perkenalan singkat dengan para kru film dan artis, acara dilanjutkan oleh penulis naskah menceritakan secara garis besar alur cerita dan karakter yang akan dilakoni oleh para pemain. Setelah itu tibalah proses reading dimana semua pemain diberikan naskah cerita sesuai dengan perannya masing-masing. Andrew sang pemeran utama akan beradu akting dengan Sandra Miguel. Andrew pernah beradu akting dengan perempuan cantik ini di film sebelumnya. Filmnya memiliki rating tinggi dan meraup keuntungan yang besar. Inilah alasan produser kembali mempertemukan mereka di satu film. Selain tampan dan cantik, mereka memiliki chemestry yang mampu membuat para penonton terhanyut dalam cerita yang mereka perankan. Sehingga banyak fans berharap di kehidupan nyata mereka menjadi pasangan kekasih.Tapi sekarang harapan tersebut pupus karena Andrew telah menikah dengan wanita pilihannya. Pada awalnya dari pihak rumah produksi tidak mengizinkan Andrew untuk menikah dikarenakan karir Andrew sedang berada di atas. Tapi Andrew bersikeras untuk menikahi Anne apapun yang terjadi karena ia mencintai Anne dan tak ingin lagi berpisah dari gadis kecilnya itu. Andrew pun tidak terlalu peduli dengan karir keartisannya. Jika kontraknya harus dibatalkan sebelah pihak dikarenakan keputusannya untuk menikah toh ia tak apa-apa. Andrew berniat akan menjalankan bisnis papanya saja. Disamping itu ia diam-diam telah membeli rumah produksi yang sedang menaunginya sekarang dan tak ada seorangpun yang tahu jika kepemilikan rumah produksi Star Vision telah beralih nama menjadi namanya. Andrew memakai nama aslinya bukan nama panggungnya. Seluruh pemberkasan atas kepemilikan telah diserahkan oleh pengacaranya dan telah selesai diproses. Satu hari sebelum mengadakan pesta pernikahan, Andrew telah mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan pernikahannya. Banyak wartawan memberikan pertanyaan pada saat itu. Kenapa tiba-tiba sang aktor mengumumkan hari pernikahannya padahal selama ini pemberitaan tentang seputar percintaan Andrew belum ada yang pasti. Rumor kedekatannya dengan Sandra Miguel pun belum dikonfirmasi. Banyak wartawan mengira Andrew mengadakan konferensi itu untuk memberitahu hubungannya dengan Sandra Miguel tapi pemikiran tersebut salah besar. Andrew akan menikahi gadis lain dan bukan dari kalangan artis. Andrew tidak terlalu menceritakan awal kedekatannya dengan Anne karena ia tidak mau Anne menjadi bahan pemberitaan. Andrew ingin menjaga Anne dari orang-orang yang haus akan berita. Andrew sadar sebagai publik figur kehidupannya banyak mendapatkan sorotan baik itu positif maupun negatif. Andrew sudah terbiasa dengan pemberitaan tapi Anne tidak terbiasa dengan itu jadi lebih baik Andrew tidak terlalu mempublikasikan istri tercintanya. Saat ini Andrew sedang duduk dan membaca naskah bagiannya. Andrew nampak fokus membaca naskah sehingga ia tidak menyadari kehadiran Sandra Miguel yang duduk di sebelahnya. Sandra melirik ke arah Andrew dan nampak kesal karena Andrew terlalu fokus membaca naskah. Tidak dipungkiri Sandra memiliki ketertarikan terhadap Andrew. Sandra berharap menjalin kasih bersama Andrew yang terkenal cuek dan dingin kepada semua wanita. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi Sandra untuk mendapatkan Andrew. Alangkah terkejutnya Sandra ketika mengetahui Andrew akan menikah dengan wanita yang sampai sekarang publik tidak mengetahui wajahnya. Sandra mengira Andrew sengaja menyembunyikan istrinya itu dikarenakan mungkin wajahnya tidaklah cantik atau mungkin saja wanita itu mengaku sedang mengandung anak Andrew dan Andrew terpaksa menikahinya. Pastinya Sandra merasa ia lebih cantik dari si Anne itu. " hmm " Sandra berdehem berharap Andrew memperhatikannya sekarang. Andrew tidak bergeming dan tetap fokus membaca naskah. Sandra terlihat kesal dan langsung mengambil naskah yang sedang dipegang Andrew. Andrew langsung melotot tajam ke arah Sandra. " Apa kau tidak kebagian naskah cerita sehingga mengambil punyaku." ucap Andrew sengit. Andrew merasa marah pada Sandra yang dengan sengaja mengganggunya. " Aku hanya ingin kau memperhatikanku. yah walaupun kita bukan sepasang kekasih dikehidupan nyata tapi kita sepasang kekasih didalam cerita." Sandra menampilkan senyuman termanisnya kepada Andrew. " Dalam mimpimu sekalipun aku tidak akan sudi memperlakukanmu sebagai kekasih karena Kekasih ku hanya istriku seorang." ucap Andrew dan langsung menyambar naskahnya dari tangan Sandra. Sandra melotot ke arah Andrew dan sangat marah pada pria disampingnya ini. Banyak pria yang mengejarnya karena kecantikannya baik itu dari kalangan artis maupun pengusaha tapi kenapa Andrew tidak tertarik sama sekali dengan dirinya. Apa mata Andrew telah rabun sehingga tidak tahu yang mana yang cantik jelita dan yang mana yang buruk rupa. " Dasar kau Andrew bodoh, kupastikan kau akan jatuh cinta padaku dan menyesal telah menikah dengan wanita lain selain diriku." gerutu Sandra dalam hatinya. Sandra mengambil naskah cerita dalam tasnya dan dengan malas ia pun membaca naskah tersebut. Anthony sang produser 45 tahun itu berpamitan pada kru dan pemain setelah berbicara empat mata dengan Matthew sang sutradara di sudut ruangan. Anthony memiliki postur tubuh yang tegap dan masih terlihat tampan diusianya yang hampir masuk setengah abad. Ia sangat ramah dan disiplin terhadap waktu dan itupun yang memotivasi orang-orang di sekelilingnya juga bekerja dengan tingkat disiplin yang tinggi. Selain Andrew dan Sandra juga ada aktris pendatang baru yaitu Abraham Raymond dan Shandy Alfonso yang telah lulus casting. Mereka juga memiliki paras yang tampan dan cantik dan pastinya film ini akan menjadi debut pertama mereka. Raymond dan Shandy duduk berseberangan meja dengan Andrew dan Sandra. Mereka cukup tahu diri untuk tidak mendekat ke arah pasangan itu karena di kehidupan nyata Andrew sangat dingin dan sangat irit berbicara. Ia hanya akan berbicara banyak dengan manajernya saja. Sedangkan Sandra memiliki kelakuan yang tidak secantik parasnya. Ia sangat kasar dan sering mengumpat. Pada saat di wawancarai Sandra akan bertingkah layaknya peri dengan senyum terindahnya. Andrew segera mengangkat telpon dari Robert. Tak biasanya Robert menelpon dirinya disaat sedang bekerja. " Iya Robert, ada apa ?" tanya Andrew sedikit khawatir. Sandra melirik ke arah Andrew dan heran pada Andrew yang tampak panik. Braaak !!! Sontak seluruh orang didalam ruangan rapat terkejut melihat kursi Andrew yang jatuh dengan hentakan yang kuat. Andrew berdiri untuk segera pergi dari ruangan itu dan ingin segera pulang. Tapi saat hendak melangkah tangan Andrew dipegang Sandra. Sebenarnya niat Sandra ingin bertanya kepada Andrew, ada masalah apa tapi tangan Sandra langsung ditepis oleh Andrew dengan tatapan sengitnya ke arahnya. "Selain pada saat syuting, jangan pernah menyentuhku, karena yang boleh menyentuhku hanya istriku " ucap Andrew emosi. Sandra tidak menyangka jika ia di bentak oleh Andrew. Kejadian itu dilihat oleh beberapa pasang mata. Mereka memilih diam dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Sandra mengepalkan tangannya dengan amarah yang sudah mencapai ubun-ubun. Tt Andrew berpamitan dengan Matthew dan sedikit berlari ke arah pintu ruangan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN