"Kau tahu apa konsekuensinya kalau kau membohongiku, kan?" "Saya hanya kurir, Tuan. Saya sungguh telah mengatakan yang sejujurnya." Kurir pesan antar makanan itu terus mengatakan hal yang sama. Karena memang dirinya tidak pernah terikat kerja sama dengan siapa pun selain restoran di tempat dirinya bekerja. "Darren," sebut Arsenio melihat ke arah si pemilik nama. "Sejak pertama kali Tuan Paul menyerahkan orang ini kepada kami, jawabannya sama dan konsisten, Tuan." Darren sepertinya kali ini mulai kasihan dengan lelaki yang menyedihkan itu. Karena memang lelaki itu hanyalah mengerjakan tugasnya sebagai seorang kurir pesan antar makanan. Siapa juga yang peduli siapa pemesan dari makanan itu. Bukankah dibayar adalah tujuan utama dari seorang kurir? "Tolong lepaskan saya, Tuan. Saya harus

