Sementara itu, Arsenio menatap Oliviar ke arah pecahan beling yang berserak dengan cairan berwarna ungu gelap yang tumpah dan membasahi lantai marmer dalam kamar itu. "Ck! Bahumu, Reynold! Ini pertarungan pertamaku di tahun ini! Aku tidak ingin kau terluka!" Darren mengeluhkan keputusan Reynold yang turut serta dalam pertempuran malam ini. Mengingat sahabatnya itu pernah mengalami cedera bahu. "Kau berisik sekali, Darren!" sahut Reynold yang lebih memilih berjalan mendahului menuju lokasi yang saat ini sudah diamankan oleh Teddy dan para bodyguard lainnya. Menghela nafas, Darren tidak ada pilihan lain. Pada akhirnya dia membiarkan jadi turut membantunya untuk menghadapi Martin. Brak! Darren dengan kekuatan kakinya yang tidak perlu diragukan lagi, berhasil menendang pintu gudang itu d

