"Ingat job desk mu dan jangan pernah melakukan kesalahan. Kau mengerti?" ingat Darren kepada Zavi. "Siap, Tuan." Kemudian Zavi mulai melakukan pekerjaannya dan di sana ada Teddy yang senantiasa mengawasi setiap pergerakan dari chef pribadi Diane itu. Lelaki muda yang bernama Zavi itu tampak sangat lihai dalam mengolah makanan. Tidak salah Arsenio menawarkan gaji dengan nominal fantastis untuk lelaki muda itu. Karena memang kemampuan Zavi sangat luar biasa. Menggerakkan alat masak layaknya chef profesional. Padahal pekerjaan sebelumnya yang dia geluti adalah hanya seorang pengantar makanan di sebuah restoran ayam. Tumis fillet lada hitam hampir matang, Diane datang menuju dapur untuk memastikan sesuatu. Wanita itu merasa sangat tidak asing dengan Zavi. Diane yakin bahwa mereka pernah b

