Part 26(Ending)

1302 Kata

"Sepuluh dikurangin tujuh berapa, Dami?" Suara lembut Kinan, wanita yang sangat dia cintai, mengalun merdu di gendang telinganya. Mengantarkan kenyamanan, dan kedamaian hati.  Rayhan memperhatikan dan mengulum senyumnya. Melihat dua orang tercintanya duduk di atas tikar dibawah pohon mangga dibelakang rumahnya yang sederhana.  Meskipun ekonomi Rayhan sedikit demi sedikit mulai membaik, istri beserta anak-anaknya enggan diboyong kerumah lama yang lebih megah dah mewah. Alasannya takut kebersamaan mereka akan berkurang karena rumah besar pasti memberikan ruang yang besar juga. Sehingga memungkinkan kurangnya interaksi antar keluarga, dan sibuk berada di dalam kamar masing-masing. Kalau dirumah yang sekarang. Hanya memiliki tiga kamar, dan satu kamar mandi. Sehingga setiap pagi akan ada an

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN