Bi Ndah sudah kembali bekerja sehingga Aisyah sama sekali tidak diperbolehkan melakukan apa-apa oleh Pandu, alasannya selalu sama yaitu 'udah ada Bi Ndah, kamu enggak perlu lakuin apa-apa. Cukup duduk anteng aja.' selalu seperti itu. Dan ketika Aisyah mendengarnya tentu saja Aisyah langsung memajukan bibirnya beberapa senti, suaminya benar-benar mengesalkan. Andai ia tidak ingat kalau sedang hamil, mungkin ia akan memberikan pelajaran pada Pandu. Berupa hal-hal yang cukup ekstrim mungkin, sayangnya itu cuma andai karena kenyataannya ia sedang hamil dan tidak mungkin ia melakukan hal-hal aneh. Ia masih sayang nyawanya dan sayang nyawa si dedek bayi ya. Padahal Aisyah sama sekali tidak bisa jika hanya berdiam diri, sedari dulu ia sudah diajarkan oleh uminya mengenai cara membereskan rumah

