Hari ini Pandu sudah harus berangkat kerja, rasanya tidak enak ia berhari-hari tidak ke restoran sama sekali karena menjaga Aisyah yang kandungannya masih rentan. Namun, Pandu juga tidak bisa membiarkan Aisyah hanya seorang diri di rumah, Bi Ndah memang belum pulang dari kampung halamannya sehingga Pandu tidak akan bisa membiarkan Aisyah sendiri. Kalau terjadi apa-apa bagaimana? Ia tidak ingin mendoakan Aisyah yang buruk-buruk, tetapi bukankah berhati-hati itu perlu? Nah untuk itulah Pandu harus berhati-hati. Apalagi ini kehamilan istrinya yang pertama, anak yang mereka nanti-nantikan sejak dulu. Tentu begitu antusias mereka dalam menjaga calon penerus keluarga Bramasta. Untuk itu Pandu memaksa agar Aisyah mau ikut dengannya ke restoran, padahal Aisyah awalnya sudah menolak karena wanita

