Bab 27

1151 Kata

Suara renyah kunyahan buah apel segar bergema pelan di dalam ruang keluarga kediaman sederhana milik orang tua Jessica. Gadis berusia 23 tahun itu duduk bersandar anggun di atas sofa kain empuk, mengenakan gaun rumahan berbahan sutra tipis berwarna merah muda pastel yang memperlihatkan lekuk paha mulus serta belahan dadanya secara samar. Jemari lenturnya yang berhias cat kuku merah maroon memegang satu gigitan apel, sementara mata cantiknya menatap layar ponsel pintar di tangan satunya. Sebuah pesan singkat dari nomor sekretariat pribadi keluarga Anggara baru saja masuk, memberitahukan jadwal kedatangan Diana Anggara bersama putra tunggalnya, Regan Anggara, untuk melakukan prosesi lamaran resmi pagi ini. "Fufufu..." Sebuah tawa renyah, halus, dan sarat akan kepuasan tiada tara seketika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN