s**l

860 Kata

Igo melangkah sendiri di kegelapan malam sambil bersiul-siul riang. Besok dia punya uang tujuh ratus ribu untuk membayar cicilan hutang. "Lumayan deh, bisa tenang seminggu," ucap cowok berambut merah itu. "Hei, Igo Casanova!" Igo terkesiap dan dan berhenti melangkah. Keringat dingin mengucur dari dahinya. Dia sangat mengenali suara ini. Igo menoleh ke belakang perlahan. Di sana berdirilah tiga orang pria dengan badan gempal. "Hai! Apa kabar, saudaraku sebangsa dan setanah air? Merdeka!" seru Igo tidak jelas. Tiga orang itu tertawa karena lawakan Igo dan turut meneriakan kata. "Merdeka!" "Mana uang cicilan hutangmu? Kamu janji membayarnya hari ini, kan?" tanya salah seorang cowok dengan badan paling kekar. "Eh, iya, itu ... Hei, ada cewek t*******g! Seksi sekali!" seru Igo sambil menu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN