Pagi ini Syakilla telah kembali menjadi istri yang sangat dicintai Fatih, karena pada akhirnya ia mau bicara kembali seperti biasanya. Karena beberapa hari sebelumnya ia tidak terlalu bersikap hangat pada sang suami, lebih banyak diam dan menyendiri. Syakilla baru selesai menyiapkan sarapan untuknya dan suami di atas meja makan, sekarang ia berjalan menuju kamar tidur mereka dengan tangan kanan membelai lembut perut yang masih rata. Tubuhnya akhir-akhir ini memang sangat mudah merasa lelah, bergerak sedikit saja rasanya sulit. Namun Syakilla menikmati setiap momen kehamilannya di trimester pertama dan selalu rutin untuk meminum s**u hamil yang sejujurnya ia sangat tidak sukai. Mata coklatnya menatap wajah tenang Fatih saat tertidur, lelakinya sungguh sangat manis ketika sedang tidur. Seka

