Bab 33

1892 Kata

Fatih melirik istrinya yang masih membisu sepanjang perjalanan kembali ke apartemen, walau dalam benaknya sudah banyak pertanyaan untuk Syakilla. Setelah kejadian yang cukup menjadi perhatian tadi, ia memutuskan untuk membawa istrinya kembali ke apartemen dengan Ranti dan Donny. Sejak tadi atmosfer di antara mereka begitu canggung, terlebih lagi antara Fatih dan Tengku Ahmad Fatah, rekan bisnisnya. Sesampainya di apartemen wanita hamil itu memilih untuk langsung masuk ke dalam kamar untuk istirahat. Ia begitu lelah dengan drama kehidupan dan percintaannya, rasanya belum cukup rasa sakit itu ia terima. Baru mencoba untuk menyembuhkan luka hati, tapi penyebab luka itu kembali hadir. Ingin rasanya Syakilla menjerit dan berteriak sekeras mungkin untuk menyalurkan frustasinya, tapi ia tidak ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN