Sagara tidak lagi mengejar Jena, pria itu membiarkan Jena pergi seorang diri tanpa pengawasannya. Memang tanpa pengawasannya, namun dapat Sagara pastikan jalanan itu telah aman karena di beberapa sisi jalanan ada orang suruhannya. Sagara tidak akan benar-benar membiarkan perempuan itu sendirian di tempat sepi seperti ini. Jena telah sampai di sebuah penginapan di dekat tempat itu. Ya, tentu saja Jena tidak mungkin menuju ke apartemen lamanya. Apartemen itu sudah ada yang menyewa. Tubuhnya duduk bersandar di balik pintu yang baru saja ditutup. Jena termenung lama. Pikirannya berkutat dengan keinginannya pergi dari Matt yang membuatnya terluka, namun dia tidak sanggup untuk melakukannya. Matt bukan orang yang bisa Jena lawan, pria itu sangat nekat, bahkan dia berani mengancam Jena dengan k

