Chapter 53

1339 Kata

Danica duduk dengan malas. Kehadiran Prasaja di pagi hari, bagi Danica sangat mengganggu. Apalagi, yang dibawanya selalu bubur. Bubur surolah, bubur ayamlah, bubur udanglah, bubur apalah. Dan benar kata Agasta, ini seperti Prasaja menganggap dirinya masih bayi atau jompo. "Pagi-pagi ke sini apa gak ganggu waktu kamu? Kamu kan harusnya ke kantor." Sebuah sindiran akan luangnya waktu Prasaja sampai sering membawakannya sarapan di hampir tiap paginya. Jika Danica sengaja menyindir maka yang terasa oleh Prasaja adalah sebuah teguran, dari sang pemilik pada pegawainya. Untuk sesaat, wajah Parasaja berubah suram. Perasaannya dibalut amarah dan kekesalan karena merasa sedang direndahkan Danica. Diingatkan sang pemilik, untuk bekerja tepat waktu, jangan sampai melalaikan apa yang dititipkan untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN