Chapter 38

1381 Kata

Tak ada lantunan melodi yang keluar dari siulan bibir Prasaja pagi ini. Ia mandi dengan pikiran kosong. Keluar dari kamar mandi dengan langkah gontai bak seorang prajurit kalah perang. Ekspresi Prasaja juga sangat datar. Apapun kegiatan Prasaja pagi ini setelah mandi, tak lain hanyalah rutinitas harian tanpa perasaan. Prasaja belum membicarakan penolakan Danica pada keluarganya. Dengan sengaja ia tak membicarakannya dulu, terutama dengan ibunya. Prasaja malas dan jenuh jika nantinya diintimidasi. Ditambah lagi, ibunya yang mudah panik dan khawatir, akan mulai menggerutu dan bingung sendiri. Memaksa semua orang untuk ikut terlibat pada kekusutannya. Prasaja malas menghadapi situasi itu saat ini. Ia masih memiliki perasaan optimistis, bahwa semua akan berubah. Ia hanya perlu merubah takti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN