Dengan hati-hati, Minah menuangkan air panas ke dalam dua baskom berbeda ukuran. Satu lebih lebar dan satunyanya sedikit lebih kecil. Yang lebih lebar sudah diberi garam laut kasar sebanyak-banyakya dan wadah satunya diberi handuk kecil. Minah menambahkan air biasa agar air yang tadinya panas, bisa menghangat dan ama untuk kulit jika direndamkan ke dalamnya. Setelah dirasa pas, Minah pelan-pelan membawa baskom yang yang lebas masuk ke dalam, ke kamar Manika. Suara batuk-batuk yang serak, terdengar sejak Minah masuk ke ruang tengah. Batuk yang bagi siapa saja yang mendengarnya, bisa ikut merasakan betapa gatalnya tenggorokan. Seperti ada binatang-binatang kecil yang menggaruk liang kerongkongan dan sulit dikeluarkan. Manika tidur terbaring dengan posisi meringkuk. Selimut menutupi tubuhny

