Chapter 21

1223 Kata

Tak ada deskripsi untuk dirinya sendiri, Danica hanya mematung di ambng pintu. Menatap nanar lelaki renta yang duduk di tepi ranjang, yang selama hidupnya Danica, ranjang itu hanya ditiduri ibunya. Yang sepanjang hidupnya bersama sang ibu, diam-diam Danica membayangkan di sisi mana ibunya akan tidur jika ayahnya pulang; kanankah atau kirikah? Dan pertanyaan itu kini terjawab, dengan ibunya yang tak ada di sana. Tubuh Rahadyan sangat kurus. Postur tinggi tegapnya, melayu; tubuhnya cenderung bungkuk. Lelaki itu tak sepenuhnya botak, masih ada rambut-rambut beruban yang sudah tak lebat lagi. Kedua tangannya yang seperti tak berdaging, menonjolkan urat-urat tua bagaikan lilitan ribuan anak ular. Rahadyan gemetar. Tubuhnya tak kuat jika harus duduk tanpa menyandarkan tubuh. Ia sedari tadi men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN