Chapter 86

1487 Kata

Meskipun angin yang berembus cukup menyejukkan, tapi terik matahari di siang bolong, tetap membuat haus bagi siapa saja yang berada di luar rumah, di pinggir jalan besar. Dan salah satu orang-orang yang kehausan adalah Rahdyan. Di bawah pohon Ketepeng yang meneduhkan, gerobak es kelapa muda dengan tempat duduk panjang sederhananya, adalah tempat yang pas untuk berteduh dan melepas dahaga.Juga tempat yang tepat untuk mengawasi pergerakan seseorang. Sudah empat gelas es kelapa muda dihidangkan untuk Rahadyan. Rasanya perutnya penuh dengan air. Saluran indung kemihnya terus berontak per setengah jam, membuatnya harus bolak-balik menuju mushola di gang kecil, hanya untuk bisa buang hajat kecil. Dan setiap kembali, dia akan bertanya pada di penjual es kelapa muda, apakah wanita yang dia tung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN