Chapter 12

1136 Kata

Sepulang dari rumah Pak RT, Danica memilih tidur lagi. Tidurnya kurang. Fisiknya lelah. Batinnya lelah. Padahal niat awalnya adalah hari ini ia akan nyekar ke makam ibunya. Tetapi ia terlalu lelah. Begitu lelahnya, hingga tidur pun ia tak bermimpi. Ibunya yang sebelumnya datang berhari-hari ke dalam mimpi, kali ini pun tidak datang. Danica membuka matanya dengan malas. Kamarnya tidak gelap. Lampu temaram berwarna kuning sudah dinyalakan.  Dengan posisi tidur miringnya, ia bisa melihat lemari pakaian kuno yang terbuat dari jati, meja rias dengan banyak laci, juga beberapa perabotan lama lainnya. Danica meregangkan tubuhnya, menghadap langit-langit kamar. Lampu gantungnya tidak menyala. Sesuatu menarik pikirannya perihal lampu gantung. Ada sesuatu yang salah. Gadis itu perlahan bangun. Men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN