Orang yang di panggil Anna oleh Doni segera menggeleng di pelukan Doni. Dia menenggelamkan wajahnya di d**a Doni semakin intens, sementara Doni, membalas pelukan wanita itu. "Ini ada apa-apanya. Kenapa masih sewa Villa. Kenapa gak langsung ke rumah aja sih!" jawab Anna, menumpahkan segala kekesalannya pada Doni. Semua orang tak ada yang berkutik. Hanya bisa menyaksikan antara keduanya. Wanita itu sudah mereka tebak adalah pacar dari Doni yang dia selalu ceritakan. "Gak apa-apa, An." lagi, Doni mengucapkan seperti itu guna untuk menenangkan Anna. Yang masih menangis di pelukannya. "Neng atos atuh, kita harus pergi." ujar seseorang yang tak lain adalah orang yang memakai baju serba putih. Anna melepaskan pelukannya, lalu membawa tangan Doni untuk ia genggam. "Ke rumah aku, yuk." ajak A

