18. Perhatian Ekstra

1052 Kata

Saat Rowena sedang sibuk dengan pikirannya kalau ayahnya akan segera menyelidiki mengenai pernikahannya. Suara dering ponsel miliknya kembali berdering, Rowena melihat kontak asistennya tengah menghubunginya. Meski agak heran karena asistennya jarang menghubunginya jika tidak ada suatu hal yang penting biasanya. "Halo, kenapa?" "Gawat, ayahmu ada di butik sekarang. Dia nanyain dimana kamu tinggal belakangan ini." Mendengar nada panik dalam suara Andy, Rowena bisa membayangkan kalau ayahnya pasti akan membuat ulah jika dia tidak datang menemui pria paruh baya itu. Apa lagi mamanya saat ini sedang tidak ada di rumah, jadi ayahnya akan memiliki lebih banyak waktu untuk menggangunya dari pada sibuk berurusan dengan mamanya. "Tunggu di sana, jangan katakan apapun mengenai tempat tinggalku s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN