Bab 10: Mereka Kompak Berbohong

950 Kata

“Bercanda, Sayangku! Hahaha kenapa diam? Ya ampun, kamu pasti kaget, ya? Jangan serius-seriuslah, Sayang. I love you, muah!” Tidak. Sedikit pun aku tak merasa bahwa yang barusan itu candaan. Mas Bayu seperti memang sungguhan tengah mengancamku tadi. “Bercandamu tidak lucu!” kataku kesal seraya bangkit dari sofa. “Eh, lucu, dong. Tuh, buktinya kamu kesel. Hehe. Udah dulu ya, Sayang. Kamu mau dibawakan apa nanti pas aku pulang?” “Aku udah kenyang!” kataku menggerutu kesal. Degupan jantung ini masih saja cepat bertalu di d**a. Aku harus semakin waspada. Harus! Kalau perlu, akan kulaporkan ke polisi bila suamiku sedikit saja berulah tak wajar. Ya, setelah pasang CCTV ini, aku akan melaporkan tindakannya bila memang mereka berdua ketahuan berzina di kamar. “Masa? Ya, sudah kalau begitu. To

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN