Bab 86

1002 Kata

"Jelaskan pada ku sekarang, mas. Apa maksud perkataan Kania tadi?" **** "Alina!" Panggilan Mas Bayu sontak membuatku membuang muka, kebohongan apa lagi yang ingin disampaikannya sekarang. "Alina, ku mohon jangan dengarkan semua ucapan Kania, itu tidak benar, aku tidak pernah mengatakan hal seperti itu apalagi berjanji akan menikahinya," Mas Bayu berusaha menjelaskan padaku. matanya menatapku dalam, seakan memohon padaku. "Entahlah, mas. Aku tak tahu apakah saat ini kau sedang bicara jujur atau berbohong padaku," keluhku. "Percaya lah, aku tak akan mungkin mengkhianati kepercayaanmu." Ucapan Mas Bayu membuatku menunduk. Pikiran dan hatiku kini bertentangan. Entah bagian mana harus ku percayai, haruskah aku mengutamakan logika daripada perasaanku sekarang? Angin dingin kembali berh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN