"Terima kasih karena memberikan kesempatan kedua untukku. Alina," ujarnya lalu kembali mengecup lembut pucuk kepalaku untuk yang kedua kalinya. *** PoV Bayu. "Pak Bayu, maaf mengganggu. Ada seorang wanita sedang menunggu di lobby bawah. Ia bilang sudah membuat janji untuk bertemu dengan bapak." Aku terkejut saat seorang Office Boy menghampiriku di ruang kerjaku dan menyampaikan pesan jika ada seorang wanita yang sedang menungguku di lobby. Sesaat aku mengerutkan kening, karena merasa tidak memiliki janji bertemu klien atau siapapun siang ini. Karena tak ingin membuat tamuku menunggu lama, aku mengambil ponselku dan bergegas meninggalkan ruang kerja lalu menaiki lift menuju ke lobby bawah kantor ini. Mataku memandangnya dengan tatapan tak percaya ketika seorang wanita langsung memangg

