Gadis ber-dress hitam selutut itu berputar di depan cermin, Gladys sedari tadi terus senyum-senyum sendiri. Entah kenapa ada perasaan bahagia tersendiri ketika ia mendapat ajakan dari Gaga. Padahal ini merupakan hal yang biasa saja, bukan? Gladys tidak henti-hentinya tersenyum, sampai Tasya saja aneh melihat tingkah putrinya malam ini. Si Eneng teh kunaon ih? “Sayang, kamu kenapa sih?” tanya Tasya. “Mamah perhatiin dari tadi kamu senyum terus, ada apa sih? Cerita dong sama mamah, apa yang buat anak gadis mamah senyum sampe segitunya?” goda Tasya. “H-hah, masa iya sih, Ma? Emang aku senyum-senyum sendiri, ya?” tanya Gladys. “Ya menurut kamu aja gimana,” balas Tasya. “Mau pergi kemana sih, malem-malem gini tumben dandan.” Tasya memperhatikan penampilan Gladys dari atas sampai bawah. Bias

