Bab 30

1132 Kata

30 Bryan memejamkan mata sembari menikmati pijatan di kepala dan pundaknya. Ketegangan yang sejak kemarin dirasakan Bryan, perlahan memudar. Pria yang telah mencukur kumis dan cambang tipisnya, mengucap syukur dalam hati, karena kehadiran Sekar bisa membuatnya lebih tenang. Perhatian perempuan tersebut, menjadikan hati Bryan menghangat. Dia menyukai cara Sekar yang menanangkannya dengan hanya menjadi pendengar ocehan Bryan, tanpa menyela sedikit pun. Sekar juga tidak sungkan untuk memijat kepala hingga pundak kekasihnya, yang berangsur-angsur mengendur, setelah syarafnya sempat tegang selama beberapa hari terakhir. Setelah tangannya kebas, Sekar berhenti memijat dan berpindah duduk ke samping kiri Bryan. Sekar terkejut ketika pria berkaus biru merebahkan kepala di pangkuannya. Per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN